Home Teknologi Penggunaan Bahan Kimia untuk Air Pendingin

Penggunaan Bahan Kimia untuk Air Pendingin

39
0

Sistem air pendingin yang tanpa dilengkapi dengan program pengolahan air pendingin yang efektif akan terkendala oleh terbentuknya kerak, korosi, dan endapan pengotor (fouling), serta berpotensi menjadi tempat bagi berkembangbiaknya bakteri berbahaya.

 

Semua kondisi ini dapat mengurangi efisiensi, umur peralatan yang digunakan dalam pabrik, dan membuat kegiatan operasi menjadi tidak berjalan lancar dan tidak aman.

Kontrol yang lemah juga tidak hanya membahayakan proses pendinginan, tetapi juga membuat energi dan bahan kimia menjadi boros serta meningkatkan biaya konsumsi air. Untuk mengetahui berapa penggunaan air, sobat bisa memakai Flow meter tokico 2 inch .

Untuk menangani masalah ini, kami telah mengembangkan produk pengolahan air pendingin yang lengkap, yang terutama berguna untuk 3 hal di bawah ini:

  • Melindungi dari korosi,
  • Mengontrol pembentukan kerak dan fouling yang dapat menganggu efisiensi pendinginan jika tidak ditangani.
  • Mengontrol pertumbuhan organisme mikrobiologi yang berbahaya seperti bakteri Legionella.

 

Lautan Luas memiliki bahan kimia utama untuk mengontrol proses pendinginan serta peralatan pendukung yang dibutuhkan dalam proses tersebut. Kami menawarkan bermacam-macam biocide, penghambat kerak (scale inhibitors), penghambat korosi (corrosion inhibitors), pompa, alat pengontrol konduktivitas, dan peralatan terkait lainnya untuk sistem pendingin dengan sekali lewat (once through cooling system), sistem pendingin jenis resirkulasi (recirculating cooling systems) dan loop air chiller.

 

Sistem pendingin jenis resirkulasi terbuka (open recirculating cooling systems), memanfaatkan air yang sama berulang-ulang dalam proses pendinginan dan meskipun sistem ini dapat mengurangi banyak konsumsi air dibandingkan dengan once-through cooling system, atau sekali lewat sistem jenis resirkulasi ini memerlukan penanganan khusus untuk mencegah terbentuknya kerak dan korosi serta mengurangi masalah yang ditimbulkan oleh organisme mikrobiologis karena tingginya temperatur, waktu tinggal, dan jumlah zat padat terlarut.